De Porras Selangkah Lagi Gabung Persebaya

Jakarta - Teka-teki striker asing yang bakal direkrut Persebaya pada transfer window tahap kedua Indonesian Premier League (IPL) mulai terjawab. Bomber baru itu adalah Emanuel De Porras, penyerang asal Argentina yang saat ini masih berkostum Persija Jakarta. De Porras prinsipnya sudah oke pindah ke klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.

"Iya, kemungkinan besar kita ambil De Porras. Dia sendiri juga berminat gabung Persebaya. Divaldo (pelatih Persebaya Divaldo Alves, red) sudah menghubungi dia, tapi De Porras minta bertemu lagi dengan saya dan Divaldo untuk membicarakan masalah ini lebih lanjut," kata Dirut PT Pengelola Persebaya Dityo Pramono di kantor PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Jakarta, Rabu (15/2).

Tentu, selain pemain bersangkutan, Persebaya harus melakukan negosiasi pula dengan Persija. Dityo mengatakan masalah itu bakal diselesaikan secepatnya. Bahkan, saat itu juga dia langsung mengontak Direktur Operasional PT Persija Jaya, Bambang Sucipto. "Kata Pak Bambang sudah nggak ada masalah. Kebetulan manajemen Persija besok mau rapat, masalah ini akan disinggung juga," kata Dityo usai menelepon Bambang.

Pihaknya berharap mantan pemain PSIS Semarang itu bisa diturunkan saat Persebaya beruji coba melawan timnas senior di Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, 24 Februari mendatang. "Mudah-mudahan bisa, tadi saya sudah minta ijin sama Pak Bambang," cetus Dityo. Di luar nama De Porras yang telah menyumbang tiga gol untuk Persija, Persebaya sempat menyiratkan ketertarikannya dengan striker Kelantan FA, Mohammed Ghaddar Mahmoud.

Ghaddar adalah pemain Lebanon pertama yang merumput di Malaysia Super League (MLS). Striker Timnas Lebanon itu tampil menawan saat Persebaya dua kali berhadapan dengan Kelantan di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia, dan Surabaya, akhir Desember 2011 lalu. Tapi keinginan Persebaya bertepuk sebelah tangan. Kata Dityo, Ghaddar tidak akan dilepas karena namanya sudah masuk list pemain Kelantan untuk MLS musim 2012. "Dia sudah nggak mungkin diotak-atik lagi," ungkap mantan anggota Komite Normalisasi PSSI itu.

Dityo melanjutkan, selain De Porras pihaknya juga memburu striker lokal asli Surabaya yang saat ini masih membela klub lain. Tapi dia merahasiakan nama dan klub pemain bersangkutan. "Jangan ditulis dulu, nggak enak," kelitnya. Persebaya saat ini mempunyai tiga pemain asing yaitu Andrew Barisic, Amaral, serta gelandang Australia, Mario Karlovic. Kabar yang beredar di kalangan wartawan Surabaya, tiga nama itu masuk daftar depak pada transfer window bulan ini. (Sumarlin)
Read More...
 

Enam Pemain ke Timnas, Persebaya Masih Solid

Surabaya - Keberadaan enam pemain Persebaya di Tim Nasional (Timnas) Indonesia, baik itu U-21 maupun Senior dianggap tak akan berpengaruh banyak ke peforma tim. Meski begitu, pelatih Divaldo Alves tetap akan merancang berbagai rencana untuk mengisi pos yang ditinggalkan pemain karena membela Merah Putih.

Saat ini, enam punggawa Bajul Ijo berbaju Timnas. Tiga pemain masuk di Timnas U-21, yakni Nus Fasta, Miko Ardiyanto dan Andik Vermansyah. Sementara tiga pemain lainnya, tengah menjalani seleksi di Timnas Senior. Mereka adalah, Aulia Ardli, Rendi Irwan dan jenderal lapangan, Taufiq.

Dari total enam pemain, tiga diantaranya berstatus pemain inti, yakni Andik, Taufiq dan Rendi. Manajer Persebaya, Saleh Hanifah menuturkan, pihaknya tidak keberatan jika pemain-pemain itu masuk dalam skuad Timnas. Karena, Persebaya akan melakukan yang terbaik untuk Merah Putih.

Alasan lainnya, ketidak hadiran enam pemain, utamanya tiga pemain inti tersebut, tak banyak berpengaruh ke peforma tim. Sebab, kalaupun Taufiq dan Rendi lolos seleksi, dan berangkat Bahrain untuk menjalani pertandingan pra Piala Dunia 2014, 29 Februari nanti, mereka masih bisa berpartisipasi dalam pertandingan terdekat Persebaya sekaligus big match lawan Arema, 5 Maret.

"Mereka masih bisa ikut kok. Setelah dari Bahrain, mungkin mereka sudah ada di Surabaya tanggal 3 Maret. Jadi tidak masalah. Mungkin Andik yang tidak bisa," terang Saleh. Timnas U-21 sendiri akan bertanding di turnamen Hassanal Bolkiah Trophy, 25 Februari hingga 5 Maret mendatang.

Sedangkan pelatih Persebaya, Divaldo Alves mengakui, sedikit banyak kehilangan kekuatan karena ketidak hadiran enam pemain di tim. Sebab saat ini tim hanya menyisakan 22 pemain. "Memang ada pemain penting, seperti Taufiq dan Rendi. Tapi kami tidak masalah karena untuk Timnas. Kita harus hormat pada Merah Putih," tutur Divaldo.[sya/ted]
Read More...
 

6 Pemain Persebaya Dipanggil Timnas

Surabaya - Posisi Andik Vermansyah di Tim Nasional (Timnas) Indonesia makin jelas. Andik hampir pasti bergabung dengan Timnas U-21 arahan Widodo C Putra. Sebab dalam daftar 28 nama yang dipanggil seleksi Timnas Senior, tak tercantum nama Andik di dalamnya.

Dalam surat yang dikirim PSSI ke manajemen Persebaya, hanya tiga pemain yang dipanggil untuk ikut seleksi bersama tim arahan Aji Santoso ini. Ketiga pemain itu adalah jenderal lapangan Persebaya Taufiq, gelandang lincah Rendi Irwan, dan bek muda potensial Aulia Ardli.

"Ya, dari kita yang dipanggil tiga pemain. Taufiq, Rendi dan Aulia. Nama Andik tidak ada di daftar," kata manajer Saleh Hanifah seraya menunjukkan soft file surat dari PSSI, Kamis (16/2/2012).

Surat dari PSSI semakin memastikan jika Andik akan diproyeksikan ke Timnas U-21. Padahal pemainnya sendiri cenderung ingin membela Timnas Senior lawan Bahrain di pra Piala Dunia 2014, 29 Februari mendatang.

Dengan dipanggilnya Taufiq, Rendi dan Aulia ke Timnas Senior membuat Persebaya total harus melepas enam pemain untuk membela Merah Putih. Sebelumnya tiga pemain sudah merapat ke Timnas U-21, yakni Andik, bek jangkung Nur Fasta dan striker Miko Ardiyanto. Sehingga tim saat ini hanya tersisan 22 pemain.

"Kita kasih izin mereka untuk gabung Timnas," lanjut Saleh. Persebaya sedikit diuntungkan, sebab saat enam pemainnya gabung Timnas, Persebaya tidak ada jadwal kompetisi. Pertandingan terdekat mereka dilakukan 4 Maret mendatang lawan Arema di Gelora 10 Nopember.

Sementara itu, dalam latihan perdana usai imbang lawan Persema, Kamis pagi ini, sebanyak tiga pemain absen. Mereka adalah Andik, Erol Iba dan Mario Karlovic. "Andik katanya gabung Timnas. Kalau Mario, dia sedang sakit," terang pelatih Divaldo Alves. [sya/but]
Read More...
 

De Porras Makin Dekat ke Persebaya

Surabaya - Nama striker Persija Jakarta, Emanuel De Porras disebut merapat ke Persebaya. Penyerang asal Argentina ini pada prinsipnya sudah oke pindah ke klub berjuluk Bajul Ijo. Hal itu dipastikan Direktur Utama PT Pengelola Persebaya, Dityo Pramono.

"Iya, kemungkinan besar kita ambil De Porras. Dia sendiri juga berminat gabung Persebaya. Coach Divaldo Alves sudah menghubungi dia, tapi De Porras minta bertemu lagi dengan saya dan Divaldo untuk membicarakan masalah ini lebih lanjut," kata Dityo, Rabu (15/2/2012).

Saat ini, Persebaya tengah melakukan negoisasi dengan manajemen Persija. Dityo menegaskan, masalah kepindahan striker yang baru mencetak tiga gol ini, akan diselesaikan dalam waktu dekat. Dityo mengaku sudah menghubungi Direktur Operasional PT Persija Jaya, Bambang Sucipto.

"Kata Pak Bambang sudah nggak ada masalah. Kebetulan manajemen Persija besok mau rapat, masalah ini akan disinggung juga," lanjut mantan manajer PSPS ini.

Dityo sendiri berharap, penyerang 30 tahun ini bisa diturunkan saat melakoni uji coba lawan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, 24 Februari nanti. "Mudah-mudahan bisa, tadi saya sudah minta ijin sama Pak Bambang," harapnya.

Dityo melanjutkan, selain De Porras pihaknya juga memburu striker lokal asli Surabaya yang saat ini masih membela klub lain. Tapi dia merahasiakan nama dan klub pemain bersangkutan.

Kabar kedatangan De Porras membuat striker asal Australia, Andrew Barisic diujung tandung. Barisic terancam didepak dari Mess Persebaya, Jalan Karanggayam 1, Surabaya. Tapi benarkah Barisic akan dilepas. Atau Persebaya akan melepas dua pemain lain, yakni Mario Karlovic dan Amaral. Ketika dikonfirmasi, manajer Saleh Hanifah mengaku belum mendapat daftar nama yang akan didepak.

"Soal siapa yang dilepas, tanyakan ke coach aja. Saya sendiri belum tahu ada pembicaraan soal De Porras. Soalnya yang dibidik Cristian Gonzales dan Along (Noh Alam Shah.red). Kalau ada alternatif De Porras, saya belum tahu," aku Saleh kepada wartawan. [sya/kun]
Read More...
 

Transfer Window Tahap Kedua Dibuka 20 Februari

Surabaya - Transfer window tahap kedua Indonesia Premier League (IPL) akan dimulai 20 Februari hingga 18 Maret mendatang. Hal ini seperti yang tertuang dalam surat Operator IPL PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) nomor LPIS-163/OC-DIR/II/2012 yang diteken CEO LPIS Widjajanto, Senin (13/2/2012) lalu.

Ada 11 syarat kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi klub untuk mendafarkan pemain baru, antara lain berkas pencabutan pemain beserta lampiran dokumen pendukung, salinan penuh kontrak kerja pemain, dan salinan akta kelahiran bagi pemain di bawah 21 tahun.

Untuk pemain asing kontrak kerjanya dibuat dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) serta melampirkan salinan ITC (International Transfer Certificate) bagi yang sebelumnya bermain di klub luar negeri.

"Pelepasan pemain dilakukan melalui proses mutual termination, jadi kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan," kata Head of First Level Competition LPIS Hendriyana, Rabu (15/2/2012).

 Tak ada batasan jumlah pemain yang dilepas atau direkrut pada transfer window. "Mau rombak seluruh tim juga silakan. Tentunya yang membatasi bukan kami melainkan budget klub masing-masing," imbuhnya.

Saat ini sejumlah tim bersiap-siap merombak materi timnya agar lebih 'greng' memasuki IPL putaran kedua yang rencananya bergulir mulai 7 April mendatang. Persebaya misalnya. Tim berjuluk Bajul Ijo tengah mencari striker jempolan. Sebab striker utama, Andrew Barisic jauh dari harapan.

Kabar yang beredar dari markas Persebaya, Jalan Karanggayam 1, Surabaya, tiga pemain asing masuk dalam daftar depak. Ketiganya adalah, Barisic, Amaral dan gelandang Australia, Mario Karlovic.[sya/kun]
Read More...
 

Bambang DH: Suporter, Berdamailah!

Surabaya - Wakil Walikota Surabaya, Bambang DH meminta suporter-suporter di Indonesia untuk bersatu. Menurutnya, saat ini perseteruan antar suporter sudah mengarah ke hal-hal menjurus pidana. Untuk itu Bambang menyerukan suporter untuk bersatu dan melupakan masa lalu.

Hal ini disampaikan Bambang dalam Ramah Tamah Insan Bola 4 Kota di salah satu hotel berbintang di kawasan Surabaya Pusat, Selasa (14/2/2012) malam. Menurut mantan manajer Persebaya ini, persaingan antar suporter sudah menjurus hal-hal yang diluar batas sportifitas.

"Tolong diendapkan luka masa lalu. Jangan diungkit-ungkit lagi," kata Bambang kepada wartawan. "Kita berharap supaya suporter dalam memberikan dukungan, tidak memancing gesekan sampai kemudian terjadi tindakan yang menjurus pidana," lanjut Bambang.

Salah satu cara untuk meredam konflik adalah menghilangkan kaos-kaos yang berisi tulisan provokatif. "Memang kaos-kaos yang ada kata provokatifnya biasaya lebih laku. Tapi ada baiknya tidak ada tulisan provokatif. Itu bisa mengurangi konflik," tambah Bambang.

Cara lainnya, menurut Bambang, mengurangi nyanyian-nyanyian yang berisikan ejekan atau celaan ke suporter lain. Bambang sadar, fakta dilapangan, apa yang ia upayakan tak akan berjalan dengan mudah. "Pentolan-pentolannya sudah akur. Tapi yang di grass roots masih ada yang lepas," aku Bambang.

Sementara itu, rencana Bambang untuk mempertemukan empat suporter, Bonek, Ultras, LA Mania dan Deltamania, serta masin-masing pemimpin daerah, gagal. Acara yang dihelat Bambang hanya dihadiri Bonek. Baru menjelang acara usai, lima orang wakil Deltamania datang.

"Mungkin jadwalnya tidak pas karena hari ini ada pertandingan di Gresik. Kita akan jadwal ulang. Kita akan lihat jadwal pertandingan tim mereka, kita cari yang kosong. Pada prinsipnya Bupati Gresik, Sidoarjo dan Lamongan siap," tutup Bambang.[sya/kun]
Read More...
 

Bonek: Jangan Banyak Alasan Divaldo!

Surabaya - Suporter Persebaya, Bonek akhirnya membuka suara terkait seretnya prestasi Persebaya. Bonek juga mengkritik statement pelatih Divaldo Alves yang menyebut hasil imbang lawan Persema, Minggu (12/2/2012) dipengaruhi faktor buruknya lapangan Gelora 10 Nopember.

Dalam sesi jumpa pers, Divaldo menyebut kondisi lapangan sebagai salah satu faktor tak maksimalnya penampilan Persebaya. Selain menyalahkan lapangan, pria Portugal ini juga menyebut kepemimpinan wasit Sulistiyoko kurang tegas kerap merugikan timnya.

Pentolan Yayasan Suporter Surabaya, Sinyo Devara tergelitik dengan pernyataan Divaldo yang justru mengambing hitamkan lapangan. Sebab, sebagai pelatih, Divaldo harusnya cerdik dan memiliki banyak strategi. Termasuk bagaimana saat timnya bermain di lapangan buruk, maupun baik.

"Kalau faktor lapangan itu alasan yang tidak masuk akal. Sekarang kita balik saja logikanya, dengan lapangan seperti itu, kenapa pemain Persema bermain enjoy?" kata Sinyo kepada beritajatim.com.

"Divaldo saja yang cari-cari alasan," imbuh pria bermata sipit ini. Sinyo berharap manajemen sesegera mungkin mengevaluasi kinerja Divaldo. Sebab dalam empat laga kandang, Bajul Ijo hanya sekali menang, sekali seri dan dua kali kalah. Sedangkan di laga away, Persebaya tiga kali menang dan sekali kalah.

Menanggapi permintaan Bonek, manajer Saleh Hanifah menyebut, evaluasi atas kinerja tim akan dilakukan di jeda kompetisi Indonesia Premier League (IPL) nanti. Saat ini Persebaya masih memiliki tiga pertandingan. Sekali di kandang lawan Arema, dan dua kali away lawan Persibo dan Bontang FC.

Sementara itu, tim Persebaya diliburkan hingga, Rabu (15/2/2012) besok. Kamis (16/2/2012) keesokan paginya, Andik Vermansyah dan kawan-kawan berlatih kembali di Gelora 10 Nopember. "Libur memang lebih panjang. Sebab setelah lawan Persijap, tim hanya libur 24 jam," terang Divaldo.[sya/ted]
Read More...
 

Persebaya Buka Kran Seleksi Striker

Surabaya - Kebutuhan akan striker jempolan tidak bisa ditawar lagi oleh manajemen dan tim pelatih Persebaya. Oleh karena itu, manajemen pun membuka kesempatan bagi siapa saja, baik itu aisng maupun lokal, untuk mengikuti seleksi di Bajul Ijo.

Hal ini disampaikan manajer Persebaya, Saleh Hanifah. "Kita membuka kesempatan pada siapa saja, baik itu lokal maupun asing untuk seleksi di Persebaya. Utamanya posisi striker," kata Saleh.

"Kita cari striker jempolan dan bisa cetak gol. Karena itu Persebaya berburu striker asing maupun lokal," lanjut bos klub internal PSSI Surabaya, Indonesia Muda ini.

Sebelumnya, Saleh memang mengakui kualitas lini depannya menjadi salah satu sebab mengapa produktivitas Bajul Ijo menurun drastis. Bayangkan, striker utama, Andrew Barisic baru mencetak satu gol. Jumlah itu sama dengan yang dicetak Feri Ariawan maupun Taufiq.

Padahal kedua pemain ini bukan berposisi sebagai striker, melainkan gelandang. Tak pelak dugaan akan ditendangnya Barisic di transfer windows nanti makin kuat. Ketika dikonfirmasi, Saleh memberikan sinyal itu. Apalagi kontrak Barisic tidak sebanding dengan kualitas yang ia tunjukkan.

Selain mandulnya Barisic, saat ini Persebaya hanya punya dua striker, yakni Barisic dan Miko Ardiyanto. Nama terakhir masih bergabung dengan Tim Nasional (Timnas) U-21 Indonesia. "Masalah kita memang striker. Tak perlu kita jelaskan lah, bisa diartikan sendiri," tutupnya.

Berdasarkan informasi yang diterima beritajatim.com dari Head of First Level Competition PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Hendriyana, tranfer windows akan dimulai 20 Februari dan berakhir 18 Maret 2012 mendatang.[sya/ted]
Read More...
 

Walikota: Pakai Gelora Bung Tomo, Silakan Saja

Surabaya - Walikota Surabaya menegaskan bahwa Stadion Gelora Bung Tomo yang berada di kawasan Benowo diperbolehkan untuk dimanfaatkan. Saat dikonfirmasi usai paripurna DPRD Surabaya, Senin (13/02/2012), Risma mengatakan, siapapun berhak memanfaatkan Stadion prestisius tersebut.

"Silakan, semua bisa memanfaatkan Gelora Bung Tomo," ujar Tri Rismaharini.

Meski begitu Risma menjelaskan, stadion tersebut saat ini masih terkendala oleh akses yang sulit dijangkau, terutama pada musim penghujan. Risma menerangkan, jika musim penghujan, luapan Kali Lamong menutupi akses masuk menuju Gelora Bung Tomo.

Tak hanya itu kadangkala air luapan tersebut masuk kedalam stadion. "Itu aksesnya yang sulit, kalau Kali Lamong meluap, air masuk semua. Tapi kalau mau, silakan dimanfaatkan," bebernya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sigit Sugiharsono menyatakan bahwa penyewaan stadion Gelora Bung Tomo masih terkendala administrasi.

Pernyataan Kadispora tersebut cukup masuk akal, pasalnya hingga saat ini Walikota belum mengeluarkan Perwali terkait tarif penyewaan stadion. Jika dipaksakan, hal ini tentu melanggar atauran sebab belum ada aturan terkait penyewaan stadion. [rif/but]
Read More...
 

Tanpa Andik, Lapangan Buruk, Persebaya Tetap PD

Surabaya - Persebaya dua kali ketiban sial jelang menjamu Persema, Minggu (12/2/2012) besok sore di Stadion Gelora 10 Nopember. Pertama, mereka tidak bisa menampilkan Andik Vermansyah karena akumulasi kartu kuning. Kedua, Bajul Ijo terkendala buruknya kondisi lapangan. Meski begitu, pelatih Divaldo Alves tetap percaya diri (PD) dan yakin bisa mengamankan poin absolut.

Andik absen setelah mendapat kartu kuning saat Persebaya menang atas Persijap. Sebelumnya, pemain 20 tahun itu juga diganjar kartu kuning kala Bajul Ijo dipermalukan Persiba. Dengan begitu, Andik harus absen lawan Laskar Ken Arok, julukan Persema. Diakui Pelatih Persebaya, Divaldo Alves, absennya Andik akan berimbas ke timnya. Namun ia sudah menyiapkan pengganti, yakni Feri Ariawan Rian Wahyu dan Edi Gunawan.

Selain terkendala dengan absennya Andik, Persebaya juga terhambat oleh kondisi lapangan Gelora 10 Nopember. Selama seminggu penuh, lapangan aktif digunakan oleh klub Divisi II, Surabaya Muda. Baru sehari istirahat, lapangan sudah digunakan Persebaya DU tanding lawan PS Bengkulu, Sabtu (11/2/2012) malam nanti. Jika nanti malam hujan, dipastikan Taufiq cs harus bekerja ekstra keras lawan Persema.

"Tapi lapangan jelek untuk dua tim kan. Meski semua tahu gaya main kita kalau di lapangan bagus, sangat istimewa. Tapi besok kedua tim sama-sama bermain di lapangan jelek," kata Divaldo kepada beritajatim.com.

Berdasarkan head to head kedua tim selama tujuh tahun terakhir, Persema tidak pernah menang lawan Persebaya di Gelora 10 Nopember. Dari enam petemuan terakhir di kandang, Persema selalu kalah. Di pertemuan terakhir saat kedua tim sama-sama bermain di Liga Primer Indonesia (LPI), Persebaya menang telak 4-0. Di laga ini, Andrew Barisic mencetak dua gol. Sementara dua gol lainnya diceploskan Otavio Dutra dan Nico Susanto.

Kemenangan terbesar atas Persema terjadi pada 24 August 2008 silam. Saat masih dilatih Feddy Muli, Bajul Ijo menghempaskan Laskar Ken Arok dengan skor 6 - 1 di pentas Divisi Utama. "Sebenarnya dua tim, Persema dan Persebaya gayanya sama. Kita lihat saja di pertandingan, mana yang efektif. Yang jelas di semua pertandingan Persebaya, saya objektif menang," tegas pelatih asal Portugal ini.

Meski tidak dieprkuat Andik, kabar baiknya, Mat Halil sudah ready to play. Namun Divaldo tidak menjamin apakah Halil mendapat tempat di tim utama. Sebab di sisi lain, Yusuh Hamzah juga bermain cemerlang di laga lawan Persijap. Lalu, siapa yang akan dipilih Divaldo, apakah Halil atau Yusuf? "Saya tidak tahu. Kita lihat saja besok," tuturnya.

Untuk pertandingan besok, posisi penjaga gawang tetap dipercayakan pada Endra Prasetya. Kuartet di lini belakang adalah Erol Iba, Yusuf Hamzah, Otavio Dutra, dan Rivelino Ardiles. Tiga gelandang yang dipasang adalah Mario Karlovic, Amaral, dan Taufiq. Sementara trio di lini depan diisi Rendi Irwan, Feri Ariawan, dan Andrew Barisic. [sya/but]
Read More...