Tampilkan postingan dengan label Kabar PSSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar PSSI. Tampilkan semua postingan

Transfer Window Tahap Kedua Dibuka 20 Februari

Surabaya - Transfer window tahap kedua Indonesia Premier League (IPL) akan dimulai 20 Februari hingga 18 Maret mendatang. Hal ini seperti yang tertuang dalam surat Operator IPL PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) nomor LPIS-163/OC-DIR/II/2012 yang diteken CEO LPIS Widjajanto, Senin (13/2/2012) lalu.

Ada 11 syarat kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi klub untuk mendafarkan pemain baru, antara lain berkas pencabutan pemain beserta lampiran dokumen pendukung, salinan penuh kontrak kerja pemain, dan salinan akta kelahiran bagi pemain di bawah 21 tahun.

Untuk pemain asing kontrak kerjanya dibuat dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) serta melampirkan salinan ITC (International Transfer Certificate) bagi yang sebelumnya bermain di klub luar negeri.

"Pelepasan pemain dilakukan melalui proses mutual termination, jadi kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan," kata Head of First Level Competition LPIS Hendriyana, Rabu (15/2/2012).

 Tak ada batasan jumlah pemain yang dilepas atau direkrut pada transfer window. "Mau rombak seluruh tim juga silakan. Tentunya yang membatasi bukan kami melainkan budget klub masing-masing," imbuhnya.

Saat ini sejumlah tim bersiap-siap merombak materi timnya agar lebih 'greng' memasuki IPL putaran kedua yang rencananya bergulir mulai 7 April mendatang. Persebaya misalnya. Tim berjuluk Bajul Ijo tengah mencari striker jempolan. Sebab striker utama, Andrew Barisic jauh dari harapan.

Kabar yang beredar dari markas Persebaya, Jalan Karanggayam 1, Surabaya, tiga pemain asing masuk dalam daftar depak. Ketiganya adalah, Barisic, Amaral dan gelandang Australia, Mario Karlovic.[sya/kun]
Read More...
 

Ini Lho Hasil Kongres Bali

Reporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com) - Hasil Kongres tahunan PSSI di di Pan Pasific Nirwana Resort, Bali, 21-22 Januari 2011 lalu, sering dijadikan tameng bagi tim-tim yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) dan payungnya PT Liga Indonesia, plus 24 Pengprov PSSI yang mendesak segera dilakukan Kongres tahunan.

Tapi sebenarnya, menurut Deputi Sekjen Kompetisi Liga Amatir PSSI, Saleh Ismail Mukadar, Kongres tidak pernah membicarakan atau memutuskan masalah kompetisi, termasuk jumlah peserta Liga Indonesia musim 2011-2012.

"Dalam agenda Kongres tidak pernah tercantum sehingga tidak mungkin dibicarakan. Kalaupun ada keputusan pasti nomor surat keputusan ada dalam daftar surat menyurat PSSI," kata Saleh kepada beritajatim.com, Jumat (9/12/2011).

Selama ini, hasil Kongres Bali sering disebut oleh pelaku sepakbola Indonesia, baik itu Komite eksekutif (Exco), pengurus Pengprov dan tim-tim ISI serta PT Liga Indonesia. Hasil Kongres dijadikan tameng untuk mengkritik kebijakan PSSI.

"Bila itu keputusan Kongres, maka paling lambat enam minggu keputusan tersebut sudah dikirim kesemua peserta Kongres, AFC dan FIFA. Namun saat saya nanya banyak orang yang ikut Kongres, tidak pernah ada keputusan itu," lanjut mantan Ketua Umum Persebaya ini.

Saleh menambahkan, menurut orang-orang AFC, jika ada keputusan kongres seperti itu, pasti cacat karena melanggar statuta. "Bila itu keputusan Kongres, maka Kongres harus terlebih dulu merubah pasal 79 statuta PSSI dan pasal 37," imbuhnya.

"Jadi, Kongres Bali memang ada, tapi tidak pernah ada keputusan seperti yang mereka sampaikan," pungkas Saleh. Saleh juga meminta masyarakat tidak menelan mentah-mentah isu-isu yang selama ini berkembang. Harus benar-benar dikroscek dan ditelisik kebenarannya.

Berikut hasil Kongres Tahunan PSSI di Pan Pasific Nirwana Resort, Bali sebagaimana diberitakan oleh situs Bola.net

1. Pertanggungjawaban Ketua Umum PSSI terkait dengan program kerja 2010 mulai dari kompetisi hingga masalah keuangan, bisa diterima peserta kongres dan disahkan secara aklamasi.

2. Penetapan program kerja PSSI selama 2011 termasuk dengan pengelolaan keuangan serta penentuan budget yang dibutuhkan selama tahun 2011 ini.

3. Pengesahan pemecatan klub Persema Malang dan Persibo Bojonegoro yang telah mengundurkan diri dari ISL dan bergabung dengan Liga Primer Indonesia (LPI). Sanksi juga berlaku bagi klub di bawahnya dan berlaku mulai adanya keputusan hingga kongres berikutnya.

4. Kongres merestui pelaksanaan pelatnas jangka panjang bagi timnas U-23 yang akan diturunkan pada SEA Games 2011 nanti. Timnas di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl ditargetkan mampu merebut medali emas.

5. Kongres menetapkan 23 calon anggota baru PSSI yaitu Lhokseumawe FC, Pidie Jaya, PS Solsel, Tabir FC, PSSL, Porkab Koba, Cilegon Mandiri, Sultan Muda FC, Bandung Barat FC, Blaster FC, Petro Jabrix FC, Maung Bandung FC, Bina Putra FC, PS Tunas Yogya, Gresik Putra, Barabai FC, Persikat Katingan, Persibilmut, Persikokot, Nusaina FC, Persindung, Persidei, Persiyali.

6. Memberikan sanksi kepada PSM Makassar yang mengundurkan dari dari ISL ke LPI yaitu turun ke kompetisi Divisi I. Sanksi ini bisa berubah menjadi pemecatan, hanya saja sanksi akan diberikan pada kongres berikutnya. Pemecatan akan berlaku jika PSM tetap menjalani pertandingan LPI dan telah menggunakan hak pembelaannya di kongres.

7. Pemberian sanksi oleh FIFA kepada tiga klub yaitu Persma Manado, Gaspa Palopo dan Persegi Gianyar. Dengan adanya sanksi itu kongres menambah hukumannya dengan memecat ketiga klub itu dari keanggotaan PSSI.

8. Pengembalian 99 persen saham PT Liga Indonesia yang saat ini dikuasai PSSI kepada masing-masing klub yang saat ini turun di kompetisi Indonesia Super League (ISL) mulai tahun ini.

9. Penargetkan pada tahun 2014 seluruh klub yang bertanding di ISL (kompetisi profesional red) terbebas dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

10. Exco PSSI memutuskan kongres pemilihan ketua umum PSSI periode 2011-2015 berlangsung 19 Maret mendatang di Bintan Kepulauan Riau. Kongres ini digelar satu bulan lebih cepat dibandingkan dengan habisnya masa jabatan Nurdin Halid sebagai ketua umum PSSI yaitu bulan April tahun ini. [sya/but]
Read More...