Mau Dapat Ticket Box Persebaya, Ini Tempatnya!

Surabaya - Inovasi dilakukan panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persebaya. Panpel menggunakan sistem Ticket Box yang mulai diterapkan saat laga lawan Persema, 12 Januari nanti. Dan, ticket box bisa didapatkan mulai, Rabu (8/2/2012) hari ini.

"Selama ini, kalau pertandingan besar, kita selalu ribet dengan tiket. Untuk itu, saat lawan Persema, kita buka ticket box," kata Ram kepada wartawan.

Panpel Persebaya sudah menggandeng beberapa pihak yang bersedia menjadi partner, seperti Coffe Toffe Jatim Expo, KONI Surabaya, PSSI Surabaya dan beberapa stasiun radio dan televisi.

"Tujuannya juga mempermudah teman-teman Bonek untuk mendapatkan tiket. Kita juga ingin memberikan kenyamanan. Agar tidak sesak ngantre di loket," tambah Ram.

Apalagi di beberapa kasus, banyak Bonek yang berasal dari luar Surabaya, rela menginap untuk mendapatkan tiket. Selain itu ticket box juga diberlakukan untuk menekan adanya calo.

"Selama ini kita selalu dapat komplain soal calo. Untuk itu kami ingin menekan calo. Salah satu caranya dengan ticket box ini," papar mantan wartawan salah satu koran lokal Surabaya ini. [sya/but]
Ticket Box Persebaya :
1. Coffe Toffe Jatim Expo
Jl. Ahmad Yani 99, Surabaya
CP. Bagus
08563469348 (Jam
12.00 - 16.00 WIB)

2. Radio RGS FM
Kompleks Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya
CP. Mbak vista 031-78002463  (Pagi Jam 09.00-13.00, Malam Jam 20.00-22.00)

3. Radio Kota FM
Jl. Citandui No. 14 Lantai 2
CP. Adjie Soko
087852140210Senin-Sabtu 05.00 - 18.00

4. Surabaya TV
Jl. Raya Darmo III A5-A8 (Puncak Permai Square)
CP. Ayuartha 031-81515315
Senin - Jumat 08.00 -13.00
Sabtu 08.00 - 13.00

5. KONI Surabaya

6. PSSI Surabaya
Wisma Persebaya  Jl. Karanggayam No.1 Tambak Sari
Read More...
 

Kisah 5 Ribu Bonek Selama di Jepara

Jepara (beritajatim.com) - Kehadiran sekitar 5.000 Bonek di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (6/2) malam, membuat suasana laga Persijap kontra Persebaya begitu semarak. Menempati tribun selatan, pendukung fanatik Bajul Ijo itu tak henti menyemangati perjuangan Erol Iba dan kawan-kawan sepanjang pertandingan. Harus diakui, nyanyian dan aksi-aksi kreatif mereka membuat penonton lain terhibur.

Namun, di sisi lain, kehadiran Bonek ke Jepara membuat panpel setempat 'kerepotan'. Bayangkan, arek-arek suporter Persebaya itu sudah berdatangan ke Kota Ukir sejak Jumat (3/2). Padahal laga baru digelar empat hari kemudian. Alhasil, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan mereka ditampung di tribun Stadion Kamal Junaidi, eks home base Persijap.

"Mereka nginap di sana sambil nunggu pertandingan. Tiap hari kami sediakan nasi bungkus, sehari tiga kali, semuanya gratis," kata CEO Persijap Adjie Darmana, seperti dilansir situs PT LPIS, Rabu (8/2).

Mendekati hari pertandingan jumlah Bonek yang 'menetap' di Stadion Kamal Junaidi semakin banyak. Sabtu (4/2) malam, Bupati Jepara Hendro Martojo menyempatkan menengok mereka. "Pak Bupati ingin tahu kondisi mereka, beliau berdialog dengan beberapa Bonek," lanjut Adjie.

Sempat muncul pemikiran menyiapkan layar raksasa agar Bonek bisa menyaksikan aksi tim kesayangannya tanpa harus susah payah ke Stadion Bumi Kartini. Tapi rencana itu batal dilakukan. Adji menjelaskan, "Bonek itu kan datang jauh-jauh ke Jepara agar bisa hadir langsung di stadion. Kasihan kalau mereka hanya nonton lewat layar raksasa."

Akhirnya, sore hari sebelum pertandingan ribuan suporter berkaos hijau itu diangkut dengan truk ke stadion. Tapi tugas panpel Persijap belum selesai. Mereka harus berpikir bagaimana memulangkan Bonek ke Surabaya sesegera mungkin, setelah pertandingan bubar. "Akhirnya kami siapkan 30 truk yang membawa mereka sampai ke Surabaya. Sengaja jadwal kepulangan mereka kami rahasiakan agar tidak terjadi apa-apa di jalan," katanya lagi.

Adjie mengakui, untuk menyervis Bonek selama tiga hari itu pihaknya harus merogoh kocek tidak sedikit. Tapi dia puas karena pertandingan berjalan lancar dan tertib. Meski begitu ke depan dia berharap ada koordinasi antara Persijap dengan koordinator Bonek sebelum mereka datang ke Jepara. "Saya kira masalah ini perlu dibicarakan antar manajemen klub, biar kami tidak terkesan ngemong Bonek sendirian," harap Adjie. [sya/but]
Read More...
 

Sore ini Bajul Ijo Latihan Lagi

Surabaya - Tak ada libur untuk pemain Persebaya. Baru pulang ke Kota Pahlawan, Selasa (7/2/2012) kemarin siang, Rabu (8/2/2012) sore nanti, Andik Vermansyah dan kawan-kawan sudah berlatih kembali. Menu latihan akan difokuskan ke pemulihan kondisi usai tur Jepara.

Dalam pesan pendek yang dikirim pelatih Divaldo Alves kepada beritajatim.com menyebutkan, sore annti timnya sudah mulai berlatih kembali. "Iya.Tapi lapangan sepertinya tidak ada. Mungkin kita ke Atlas," tulis pelatih asal Portugal ini.

Mulai awal pekan ini, dua lapangan yang biasa digunakan untuk berlatih, yakni Lapangan Karanggayam dan Stadion Gelora 10 Nopember, digunakan untuk menggelar kompetisi Divisi II dan III. Tiga tim asal Surabaya bertarung disana, yakni Surabaya Muda, Arek Suroboyo dan Bajul Ijo.

Karena kondisi inilah, Divaldo mengalihkan latihannya ke tempat fitnes. Sebab pada latihan perdana setelah tandang lawan Persijap, hanya memfokuskan untuk mengembalikan dan memuluhkan kondisi pemain. Apalagi perjalanan ke Jepara cukup memakan waktu.

Setelah menang lawan Persijap, pada pertandingan selanjutnya, Persebaya akan menjamu Persema di Stadion Gelora 10 Nopember, Minggu (12/2/2012) besok.[sya]
Read More...
 

Persebaya Permalukan Tuan Rumah Persijap 1-0

Jepara - Persebaya membayar lunas kekalahan atas Persiba dengan kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Persijap, Senin (6/2/2012) di Stadion Gelora Bumi Kartini. Satu gol Persebaya dicetak sang jenderal lapangan, Taufiq menit ke-58.

Sempat tertekan di menit awal babak pertama, Persebaya mendapat peluang emas lewat Andik Vermansyah di menit ke-50. Menerima umpan Rendi Irwan dari sisi kiri pertahanan tuan rumah, bola sempat dikontrol dengan dada sebelum diakhiri dengan tendangan kaki kanan. Sayang bola menyamping tipis di sisi kiri gawang Persijap yang dijaga Danang Wihatmoko.

Masuk menit ke-53, giliran Rendi yang mendapat peluang emas kedua di babak kedua ini. Menerima umpan Mario Karlovic, tapi tendangan Rendi masih melenceng di sisi kanan gawang. Semenit berselang, Karlovic melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Kali ini kiper Danang mampu meredamnya.

Tempo permainan meninggi di 15 menit awal babak kedua ini. Keduia tim terlibat jual beli serangan. Meski secara statistik, tim tamu Persebaya masih lebih unggul. Persijap yang dilatih Agus Yowono lebih sering menunggu dan melakukan serangan balik. Serangan bertubi-tubi Persebaya akhirnya membuahkan hasil di menit ke-58. Tendangan berkelas Taufiq dari luar kotak penalti, tak mampu dibendung Danang. 1-0 Persebaya unggul.

Setelah tertinggal, anak-anak Persijap lebih memaksimalkan serangannya. Tendangan bebas didapat tuan rumah di menit ke-63, tapi eksekusi Jose Sebastian melambung tinggi di atas mistar. Selang semenit, sebuah tendangan dilepaskan Julio Lopez, tapi melebar di sisi kiri gawang. Setelah itu, Laskar Kalinyamat tak hentinya membombardir gawang Persebaya. Tapi kiper Endra bermain apik dan cekatan.

Sementara itu permainan Persebaya jauh lebih kalem. Serangan yang mereka lakukan tak sederas di babak pertama dan awal babak kedua. Beberapa peluang didapat lewat kaki Andik, Rendi dan Karlovic, tapi tak satupun yang berbuah gol. Pada menit ke-74, penyerang Persijap, Made Wirahadi mendapat peluang. Tapi tandukannya terlalu lemah dan mudah bagi Endra.

Persebaya patut waspada. Sebab, saat mereka keasyikan menyerang, lini belakang mereka kerap kedodoran ketika Persijap melakukan serangan balik. Penyegaran lini tengah dilakukan pelatih Divaldo Alves. Feri Ariawan ditarik keluar dan digantikan Jusmadi di menit ke-79. Sementara dari kubu Persijap, Noor Hadi dimasukkan untuk menggantikan Wirahadi.

Saat pertandingan menyisakan 10 menit, Banaspati yang berada di tribun timur, sempat menyanyikan koor yang intinya meminta manajemen mendepak Agus Yowono dari kursi pelatih. Memasuki menit ke-85, tendangan sudut Karlovic membentur mistar gawang. Bola muntah coba dimaksimalkan Otavio Dutra. Sayang masih melambung di atas mistar.

Meski sudah unggul 1-0, tapi Persebaya tetap tampil menyerang. Kecepatan Rendi dan Andik membuat lini belakang Persijap kerap kecolongan. Tepat menit 90, tandukan Danan Puspito hasil umpan Noor Hadi masih membentur tiang gawang. Skor 1-0 untuk persebaya bertahan hingga wasit, M Syafei asal Bandung meniup pluit panjang.[sya]

Persijap:
8 Danang Wihatmoko, 32 Banaken Basoken, 29 Catur Rintang, 24 Anam Sahrul (C), 16 Panggah/ 17 Safri Umri (28'), 7 Danan Puspito, 22 Kim Sang Duk, 44 Ferly La'ala/ 26 Bayu Andra (62'), 10 Jose Sebastian, 20 Made Wirahadi/39 Noor Hadi (80'), 9 Julio Lopez 31 M Yasir, 5 Kasiadi, 17 Safri Umri, 14 Khanif M, 26 Bayu Andra, 11 Yahya Sosomar, 39 Noor Hadi

Persebaya:
30 Endra Prasetya, 3 Erol Iba, 5 Otavio Dutra, 15 Rivelino, 24 Yusuf Hamzah, 8 Taufiq, 4 Amaral, 29 Mario Karlovic, 12 Rendi Irwan, 10 Andik Vermansyah/25 Edi Gunawan (90+1), 31 Feri Ariawan/14 Jusmadi (79') 22 Dedi Iman, 28 Khomad Suharto, 16 Jefri Prasetyo, 14 Jusmadi, 25 Edi Gunawan, 18 Ryan Wahyu, 27 Andrew Barisic

Kartu Kuning
Persijap: Ferly La'ala
Persebaya: Erol Iba, Jusmadi, Taufiq
Wasit, M Syafei asal Bandung
Read More...
 

Asosiasi Bonek Buka Pendaftaran ke Jepara

Surabaya - Asosiasi Bonek Persebaya membuka pendaftaran tret-tet-tet, alias berangkat nonton bareng laga Persebaya-Persijap, ke Jepara.

Persebaya akan bertandang ke Stadion Kartini, Jepara, Senin (6/2/2012). Ini laga penentuan bagi pelatih Divaldo, menyusul dua kali kekalahan di kandang sendiri Stadion 10 Nopember Surabaya.

Tak ingin membiarkan Persebaya berjuang sendiri, Asosiasi Bonek Persebaya mengoordinasi keberangkatan para suporter ke Jepara dengan bus. "Setiap Bonek yang ingin berangkat bareng wajib membayar biaya Rp 100 ribu," kata Adi, salah satu pentolan Asosiasi Bonek Persebaya.

Selain mendapat kemudahan transportasi, Bonek yang terkoordinasi ini akan mendapat jatah makan dua kali dan tiket petandingan. "Pendaftaran sudah bisa dilakukan hari ini (Kamis, 2/2/2012), di mes Persebaya, Jalan Karanggayam," kata Adi.

Rencananya, para Bonek akan bertolak dari Taman Mundu, Minggu malam (5/2/2012), ke Jepara. "Kemarin yang ikut tret-tet-tet ke Bantul ada lima bus. Sekarang minimal juga lima bus (karena Persebaya bertanding saat hari kerja, Red)," kata Adi. [wir]
Read More...
 

Persebaya Proteksi Khusus Andik

Surabaya - Nama Andik Vermansyah mulai membooming setelah pentas SEA Games 2011 lalu. Namanya kian melejit ketika dilanggar David Beckham sebelum akhirnya bertukar kostum dengan bintang LA Galaxy itu. Tak ingin pemainnya disalahgunakan pihak ketiga, manajemen Persebaya mencoba untuk memproteksi Andik.

Tawaran untuk menjadi bintang tamu sering diterima Andik. Andik juga beberapa kali menjadi tamu di televisi. Selain itu, kegiatan outdoornya juga cukup padat. Saat ini, Andik dikabarkan tengah didekati dua brand terkenal di Indonesia. Satu brand makanan ringan yang juga menjadi sponsor klub luar negeri, dan satunya adalah operator selular kenamaan di Indonesia.

Tak ingin pemainnya terforsir oleh kegiatan di luar lapangan hijau, Persebaya coba memberikan proteksi. "Semua pihak ketiga yang ingin berhubungan dengan Andik, siapapun, baik itu komersial ataupun sosial, harus koordinasi dulu dengan manajemen," kata Direktur Utama PT Pengelola Persebaya, Dityo Pramono.

Dityo sadar, saat ini nama Andik mulai terkenal. Tawaran menjadi bintang iklan juga diterima pemain yang masih berusia 20 tahun itu. Namun kadang kala, ada pihak ketiga yang bersikap nakal dan mau mengambil untung sendiri. Mereka, tanpa seizin manajemen, melakukan deal secara personal dengan Andik. Padahal Andik adalah aset utama Persebaya saat ini.

"Kadang kalau tidak bisa menembus kita, mereka hubungi langsung ke pemainnya. Ini yang tidak tepat. Untuk itu kami himbau kepada pihak ketiga harus koordinasi dengan manajemen jika ingin berhubungan dengan manajemen," papar mantan manajer PSPS ini.

Apa yang manajemen Persebaya lakukan, menurut Dityo, semata-mata untuk menjaga Andik. Manajemen tidak ingin kekasih Tiara Darmawanti itu habis sebelum waktunya. Apalagi Andik memiliki potensi besar untuk menjadi pemain hebat di Indonesia. Oleh karena itu, perlakuan khusus yang dilakukan manajemen adalah untuk kebaikan pemain itu sendiri.

"Kadang ia berangkat ke Jakarta siang. Esok paginya ke Surabaya lagi. Kan itu berpengaruh ke kondisi fisiknya. Memang dia bisa ikut latihan, tapi tidak maksimal. Kami tidak ingin Andik habis sebelum waktunya. Kami ingin menjaganya untuk selalu tampil maksimal," tutup pria berambut perak ini.[sya/ted]
Read More...
 

Bonek Minta Maaf dan Santuni Pedagang Klaten

Klaten (beritajatim.com) – Suporter sepakbola asal Surabaya yang akrab disebut Bonek (bondo nekat) meminta maaf dan memberikan santunan kepada pedagang di Stasiun Ceper, Klaten, Rabu (25/1/2012). Bantuan ini sebagai bentuk perhatian atas insiden pengrusakan oleh oknum Bonek pada 14 Januari 2012 lalu.

Pemberian bantuan oleh Bonek ini didampingi suporter asal Solo, Pasoepati. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Polsek Ceper meminta mediasi dan penyerahan bantuan dilakukan di Balaidesa Ceper. Dalam mediasi ini dijaga ketat oleh polisi dan TNI.

Sesepuh Bonek dari Jogjakarta, Tulus Budi mengatakan, pihaknya mewakili suporter Surabaya mengaku menyesal atas insiden pada 14 Januari 2012 lalu. Pada dasarnya, Bonek tidak diajarkan untuk melakukan perbuatan pengrusakan.

Atas kejadian tersebut, pihaknya meminta maaf serta memberikan santunan untuk meringankan beban para pedagang. Bantuan yang diberikan berupa uang. Dana bantuan ini diperoleh dari sumbangan para suporter di Surabaya.

“Kami tidak lepas dari tanggungjawab. Nominal bantuan tidak bisa kami sebutkan. Pemberian santunan ini sebagai bentuk kepedulian Bonek dengan pedagang. Namun intinya, kami bersilaturahmi dan meminta maaf atas insiden beberapa waktu lalu,” ujar Tulus.

Dewan Pimpinan Pusat Pasoepati, Maryadi alias Gondrong menambahkan, atas santunan yang diberikan oleh Bonek diharapkan bisa diterima dan dimaklumi para pedagang. “Permohonan maaf Bonek tentunya harus disambut baik. Dan semoga tidak ada kejadian serupa,” imbuhnya.

Sementara itu, pedagang di Stasiun Ceper mengaku masih trauma atas insiden pengrusakan yang dilakukan oleh sejumlah Bonek pada 14 Januari 2012 lalu. Namun demikian mereka sudah memaafkannya.

Korban pengrusakan, Purwanti (67) warga Desa Kujon, Kecamatan Ceper, mengaku sudah memberikan maaf kepada Bonek atas kerusakan barang dagangannya. Kerugian yang dialami saat itu sekitar Rp 1 jutaan. Pihaknya berharap kejadian itu tidak akan terulang lagi. “Saya sudah memberi maaf. Tapi saya masih sangat trauma jika ingat kejadian itu,” ujar Purwanti.

Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Suharni (50) warga Dukuh Ngeseng, Desa Jambu Kulon, Kecamatan Ceper. Ia berharap para Bonek bisa menjaga sikap untuk lebih baik. “Saya sudah memaafkannya,” ujarnya.

Mewakili warganya, Kepala Desa (Kades) Jambu Kulon, Sunardi mengatakan, atas insiden tersebut diharapkan tidak ada lagi aksi balas dendam dari warganya terhadap suporter Bonek.

“Pada dasarnya warga Jambu Kulon juga senang dengan Tim Persebaya. Setiap tim itu bertanding pasti warga saya mendukungnya,” ujar Kades. [kun]
Sumber : timlo.net
Read More...
 

Jadwal Siaran Langsung IPL Bulan Februari

Surabaya - Siaran langsung kompetisi Indonesian Premier League (IPL) tetap mendapat dukungan penuh dari MNC Group. Selama bulan Februari nanti, pemirsa televisi dimanjakan dengan 11 tayangan langsung.

PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku pengelola IPL telah melakukan sejumlah penyeusaian jadwal pertandingan. Seperti biasa, tayangan langsung dilakukan MNC Group selaku sponsor dan host tv/broadcaster kompetisi IPL. Stasiun televisi yang dilibatkan adalah Global TV, MNC TV, dan RCTI.

"Karena itu kami minta tim tuan rumah dan tim tamu segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sehingga pertandingan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," ujar Head of First Level LPIS, Hendriyana, seperti dirilis PT LPIS, Rabu (25/1).

Siaran langsung dibuka dengan laga Arema vs Persiba Bantul di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (5/2). Esok hari disambung dengan Persijap vs Persebaya di Stadion Bumi Kartini, Jepara. [but]


Jadwal Siaran Langsung Februari :

       Pertandingan                            Tanggal                          Jam                   Live

1. Arema vs Persiba                      Minggu (5/2)               16.00 WIB          RCTI
2. Persijap vs Persebaya                 Senin (6/2)                19.00 WIB          Global TV
3. Arema vs Bontang FC               Sabtu (11/2)               15.30 WIB          MNC TV
4. Persebaya vs Persema              Minggu (12/2)             16.00 WIB           RCTI
5. Persibo vs Persija                      Senin (13/2)               19.00 WIB          Global TV
6. Persijab vs Semen Padang        Minggu (19/2)             19.00 WIB          Global TV
7. Persema vs Arema                   Minggu (19/2)              16.00 WIB          RCTI
8. Persiba vs Persiraja                   Senin (20/2)               19.00 WIB          Global TV
9. Semen Padang vs Persija           Sabtu (25/2)               15.30 WIB          MNC TV
10. Arema vs Persijap                  Minggu (26/2)               6.00 WIB           RCTI
11. PSM vs Persema                     Senin (27/2)               19.00 WITA        Global TV
Read More...
 

Andik Berpeluang Jadi Kapten Timnas U-21

Reporter : M. Syafaruddin

Sentul (beritajatim.com) - Andik Vermansyah telah bergabung dengan Timnas U-21 yang menjalani pemusatan latihan di lapangan sepakbola kompleks Padepokan Bola Voli Sentul, Jawa Barat. Santer terdengar, Andik bakal diplot sebagai kapten.

Di bawah pelatih Widodo C Putro, sebanyak 25 pemain dari berbagai daerah di Indonesia bakal diciutkan menjadi 18 pemain. Mereka itulah yang akan diterjunkan ke turnamen Hasanah Bolkiah 2012 di Brunei Darussalam, 25 Februari hingga 5 Maret mendatang.

Sebagai pemain paling 'senior', karena pernah membela Timnas U-23 di ajang SEA Games XXI dan tim senior Indonesia Selection dalam laga persahabatan melawan LA Galaxy yang diperkuat David Beckham, Andik kabarnya diplot menjadi kapten Timnas U-21.

Meski usia Andik sepantaran dengan mayoritas pemain lainnya, tapi jam terbangnya di level internasional menjadi modal penting untuk memimpin rekan-rekannya di lapangan. Lantas bagaimanakah sikap Andik?

"Siap saja kalau memang dipilih. Tapi pelatih belum bicara apa-apa pada saya," kata Andik, seperti dilansir PT LPIS, Jumat (20/1/2012).

Pemain mungil kelahiran Jember, 23 November 1991, itu sadar tugasnya di Brunei cukup berat. Dalam turnamen yang digelar di Bandar Sri Begawan itu, Andik dan kawan-kawan akan berhadapan tujuh negara tetangga yaitu tuan rumah Brunei, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Filipina, Timor Leste dan Vietnam. Dan Timnas U-21 diharapkan jadi kampiun.

"Doakan saja saya bisa memimpin teman-teman dan kita juara di Brunei nanti," kata Andik.

Terpisah, Widodo C Putro mengaku mendapat kesan positif dari pemain yang ikut mengantarkan tim Jatim meraih medali emas PON XVII Kaltim 2008 itu. "Andik itu kan sudah mampu bermain bersama di timnas yang lebih senior, jadi berkat pengalamannya dalam waktu singkat dia sudah bisa nyetel (menyatu)," ujar Widodo.

Karenanya mantan arsitek Petrokimia Putra dan Persela itu tak keberatan bila Andik tidak menetap bersama timnas selama pemusatan latihan. "Selain itu saya juga takut pemusatan latihan dalam jangka waktu lama bisa membuat dia jadi jenuh. Karena itu kami perbolehkan Andik untuk kembali ke klubnya," kata Widodo.

Tapi dia berharap Andik bisa main saat Timnas U-23 melakoni laga uji coba. "Yang penting, begitu ia dipanggil uji coba harus langsung datang. Minimal dua atau lima hari sebelum uji coba," tegasnya.

Widodo mengakui, peran Andik sangat krusial dalam tubuh Garuda Muda. Selain skill yang mumpuni, Widodo terkesan dengan kemampuan Andik bermain di segala posisi. "Dia bisa bermain sebagai penyerang, pemain sayap, maupun second striker. Utility player (pemain serba bisa) seperti ini sangat kami butuhkan dalam skuad," ulasnya.

Sebelum bertolak ke Brunei, Timnas U-21 rencananya menjalani empat laga uji coba melawan Timnas U-17, tim U-21 PSB Bogor, dan satu tim lagi yang belum ditentukan. Terakhir meladeni klub asal Korsel, Hyundai Ulsan, pada 9 atau 11 Februari nanti. [sya/but]
Read More...
 

Persija Vs Persebaya di Bantul

Reporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com) - PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) akhirnya memutuskan menggelar duel klasik Persija versis Persebaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, markas Persiba. Pertandingan sendiri diundur sehari dari jadwal semula, yakni, Senin, 16 Januari.

Kepastian Stadion Sultan Agung sebagai venue duel klasik disampaikan asisten pelatih Persebaya, Ibnu Grahan. "Kita main tanggal 16 Januari di Bantul," kata Ibnu ketika ditemui di Mess Persebaya, Rabu (11/1/2012) sore.

Pernyataan Ibnu dibenarkan Media Relation Persebaya, Ram Surahman. "Benar, Persebaya lawan Persija digelar di Bantul tanggal 16 Januari," tutur Ram kepada beritajatim.com.

Ram menjelaskan, penentuan lokasi bukan atas saran dari Persebaya.
"Melainkan permintaan Persija sebagai tuan rumah ke PT LPIS. Kita sebagai tim tamu hanya menerima jadi," aku mantan wartawan ini.

Ia menambahkan surat dari PT LPIS snediri baru turun, Selasa (10/1/2012) kemarin. Meski tak ikut menentukan lokasi, tapi pihak Persebaya menyambut baik penyelenggaraan pertandingan di Bantul. "Disana lapangannya bagus. Bonek juga bisa ke Bantul, sehingga kami bisa mendapat dukungan dari Bonek," tutur Ibnu.

Mantan gelandang Persebaya era 90an ini menjelaskan, sejak awal pihaknya tidak mempermasalahkan venue pertandingan lawan Macan Kemayoran. "Karena, bermain dimanapun kita siap," pungkas pria yang pernah menjebol gawang AC Milan semasa menjadi pemain ini.[sya/kun]
Read More...