Kembali Maksimalkan Ticket Box

Surabaya - Panpel pertandingan Persebaya, kembali memaksimalkan ticket box untuk pertandingan bergengsi akhir pekan ini, antara Bajul Ijo dengan Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Dengan adanya ticket box, diharapkan lebih memudahkan Bonek dan meminimalisir pergerakan calo.

Untuk lawan Timnas Indonesia, panpel menyebar ticket box di enam titik, yakni KONI Surabaya, PSSI Surabaya dan beberapa stasiun radio dan televisi. "Untuk Coffe Toffe Jatim Expo, sementara off dulu. Nanti di pertandingan lawan Arema, mereka ikut lagi," kata Media Relation Persebaya, Ram Surahman.

Ditemui beritajatim.com, Senin (20/2/2012) sore, Ram menambahkan, program Ticket yang mulai diaktifkan dalam lawan Persema berjalan efektif. "Kini Bonek yang datang dari luar Kota Surabaya tak perlu menginap untuk mendapatkan tiket. Dengan ticket box, mereka lebih dimudahkan," lanjut mantan wartawan ini.

Selain itu, adanya ticket box diharapkan mampu mereduksi pergerakan calo. Selama ini panpel selalu mendapat keluhan terkait aktifitas calo yang dianggap merugikan. "Memang itu salah satu masalah kita. Kita terus mengevaluasi dimana titik kebocoran itu," terang Ram.

Sementara itu, Manajer Marketing Persebaya, Dito Arief kepada mengatakan, untuk laga lawan Timnas, pihaknya menyediakan total 27 ribu lembar tiket. "Untuk harganya kita masih sama ketika di Gelora 10 Nopember," tutur pria berambut mohawk ini.

Untuk tiket VIP dijual dengan harga Rp 100 ribu, Utama seharga 50 ribu dan Ekonomi seharga Rp 20 ribu. "Sebenarnya kalau diklasifikasi, ada kurang lebih enam klasifikasi tempat, tapi kita masih lakukan uji coba lawan Timnas dulu," ucap Dito. [sya/kun]

Ticket Box Persebaya :


1. Radio RGS FMKompleks Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya
CP. Mbak vista 031-78002463  (Pagi Jam 09.00-13.00, Malam Jam 20.00-22.00)

2. Radio Kota FMJl. Citandui No. 14 Lantai 2
CP. Adjie Soko
087852140210Senin-Sabtu 05.00 - 18.00

3. Surabaya TVJl. Raya Darmo III A5-A8 (Puncak Permai Square)
CP. Ayuartha 031-81515315
Senin - Jumat 08.00 -13.00
Sabtu 08.00 - 13.00

4. KONI Surabaya
5. PSSI SurabayaWisma Persebaya  Jl. Karanggayam No.1 Tambak Sari

6 Semanggi Ticket BoxJalan Medokan Ayu 2, Blok O no: 8
Read More...
 

Siapa Pemain Impor Persebaya yang Didepak?

Surabaya - Rencana manajemen dan tim pelatih Persebaya untuk menambah striker nampaknya akan menuai korban. Sebab, jika penyerang anyar yang didatangkan adalah pemain asing, maka dipastikan salah satu dari empat punggawa impor Persebaya harus ada yang ditendang. Siapakah?

Posisi penyerang memang menjadi kebutuhan utama Persebaya saat ini. Bahkan sejak lama, pelatih Divaldo Alves merengek minta didatangkan penyerang baru. Divaldo tidak puas dengan kinerja lini depannya yang terbilang mandul. Hingga delapan pertandingan yang telah dijalani, tim ini baru mencetak delapan gol.

Tak ayal, dengan kondisi ini, Persebaya dituntut untuk berbenah. Salah satu langkah adalah mendatangkan penyerang baru. Saat ini, dua nama tengah masuk radar perburuan. Berada di daftar teratas adalah striker Persija Jaya, Emanuel De Porras. Selain itu masih ada pemain asal Senegal, Ibrahima Iyane Thiam.

Jika salah satunya diambil, maka harus ada pemain yang keluar. Sebab setiap tim Indonesia Premier League (IPL) hanya diperkenankan menggunakan jada empat pemain impor. Saat ini, Persebaya memiliki empat pemain asing. Mereka adalah, bek Otavio Dutra, dua gelandang, Amaral dan Mario Karlovic, serta tukang gedor asal Australia, Andrew Barisic.

Dari empat pemain itu, siapakah yang akan ditendang. "Kalau hal itu, tanyakan saja ke pelatih," terang manajer Saleh Hanifah. Sedangkan Divaldo sendiri enggan berbicara banyak mengenai perombakan di timnya. Ia berdalih menjaga situasi antar pemain agar tetap kondusif.

Bila dilihat dari kontribusi, nama Otavio Dutra sangat mustahil untuk dicoret. Sebab, Dutra adalah pembelian terbaik Persebaya dalam dua tahun ini. Sebagai pemain asing, Dutra menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain belakang terbaik di Indonesia saat ini.

Sedangkan untuk Barisic, meski baru mencetak dua gol, tapi manajemen nampaknya akan memberikan kesempatan lebih. Sebab musim lalu, Barisic mampu mencetak delapan gol dari 11 penampilannya. Jika Dutra dan Barisic 'selamat', maka pilihannya hanya antara Amaral dan Karlovic.

Meski angin-anginan, Karlovic adalah maestro tendangan bebas Persebaya. Saat ini ia sudah mencetak satu gol. Sementara Amaral, meski bermain cukup bagus, tapi usia yang sudah menginjak 38 tidak bisa dibohongi. Apalagi di posisinya juga bersaing pemain lokal, seperti Jusmadi atau Wirya Kumandra.[sya/ted]
Read More...
 

Persebaya Tak Mau Beli Striker 'Dalam Karung'

Surabaya - Manajemen dan tim pelatih Persebaya akan selektif dalam memilih striker. Mereka tak mau penyerang yang didatangkan justru mengecewakan. Untuk itu Persebaya akan sedalam mungkin mencari informasi mengenai calon buruannya.

Kebutuhan akan striker baru yang lebih haus gol memang tak dapat dielak. Mandulnya Andrew Barisic, plus bergabungnya Miko Ardiyanto ke Tim Nasional (Timnas) U-21, membuat Bajul Ijo harus memugar susunan pemainnya, utamanya penyerang.

Saat ini beberapa pemain masuk dalam bidikan, mulai dari Emanuel De Porras, Tantan, Rishadi Fauzi hingga nama baru asal Senegal, Ibrahima Iyane Thiam. "Saat ini belum ada perkembangan terbaru. Kita masih berusaha mendapatkan penyerang yang sesuai dengan keinginan coach," kata manajer Persebaya, Saleh Hanifah.

Kepada beritajatim.com, Sabtu (18/2/2012) pagi, Saleh menegaskan, untuk pemilihan striker, pihaknya akan melakukan seleksi ketat. Misalnya video pernampilan sang pemain. "Kalau bisa video pertandingan terakhirnya, dan harus 90 menit," ucap Saleh.

"Kalau 90 menit kan kita bisa tahu bagaimana kualitas sebenarnya. Kalau sepotong-sepotong, kita tidak bisa jadikan patokan kualitasnya," lanjut bos klub internal PSSI Surabaya, Indonesia Muda (IM) ini. Bila semua terlampaui, taham terakhir adalah tes kesehatan.

Kalau sudah lolos tes kesehatan, maka pemain itu tinggal nego kontrak dengan manajemen. Bila harga cocok, maka akan membela Bajul Ijo di putaran kedua Indonesia Premier League (IPL). Sementara itu, transfer window tahap kedua IPL akan dimulai 20 Februari hingga 18 Maret mendatang.[sya/kun]
Read More...
 

Persebaya Vs Timnas Senior Digelar di GBT

Surabaya - Lampu hijau yang diberikan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini disambut baik oleh panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persebaya. Besar kemungkinan, pertandingan Persebaya kontra Tim Nasional (Timnas) Senior akan dilangsungkan di stadion termegah dan termewah di Jawa Timur (GBT) Gelora Bung Tomo (GBT).

Media Relation Persebaya, Ram Surahman mengatakan, Jumat (17/2/2012) kemarin, sudah dilakukan pertemuan antara Risma, sapaan akrab Tri Rismaharini, dengan perwakilan dari Panpel Persebaya. Hasilnya cukup menggembirakan, Risma mempersilahkan Persebaya untuk menggunakan GBT sebagai home base Persebaya lawan Timnas Senior.

"Setelah bertemu Bu Walikota, kami langsung koordinasi dengan Kadispora. Insyaallah lawan Timnas, Persebaya main di GBT. Saat ini kita segera komunikasi dengan pihak kepolisian," tutur Ram kepada beritajatim.com, Sabtu (18/2/2012) pagi.

Penggunaan GBT untuk menjamu Timnas Senior juga mendapat dukungan dari PSSI. Melalui surat yang ditandatangai Sekjen PSSI, Tri Goestoro, dakn dikirim ke Mess Persebaya, otoritas sepakbola tertinggi di Indonesia ini sangat senang apabila tim asuhan Aji Santoso bisa merumput di stadion terbesar di Jatim ini.

"Sebab ini untuk kepentingan Timnas juga. Lapangan di GBT kan bagus, standard internasional. Jadi ketika di Bahrain, Timnas tidak perlu adaptasi lagi dengan lapangan. Karena kualitasnya sama dengan yang di GBT," papar Ram.

Sayang, meski diperbolehkan untuk lawan Timnas Senior, belum jelas apakah GBT juga bisa digunakan dalam super derby Jatim lawan Arema, 5 Maret mendatang. Menurut Ram, setelah lawan Timnas Garuda, panpel akan mengevaluasi apakah akan diteruskan lawan Arema.

"Meski Bu Walikota membolehkan, bukan berarti kita bisa semaunya sendiri. Saya harap teman-teman Bonek juga ikut menjaga. Jangan melakukan tindakan yang merugikan Persebaya. Sebab akan berpengaruh ke depan. Saya kira semua pasti ingin melihat Persebaya main di stadion termegah di Jawa Timur. Nah lawan Timnas ini lah test case-nya," pungkas Ram.[sya/kun]
Read More...
 

Divaldo Tolak Berkomentar Soal De Porras

Surabaya - Meski Emanuel De Porras disebut-sebut hampir pasti merapat ke Persebaya, tapi pelatih Divaldo Alves enggan menanggapinya. Divaldo menolak berkomentar soal penyerang asal Argentina ini. Ia baru mau bicara jika De Porras benar-benar ada di Mess Persebaya.

Kepada beritajatim.com, Divaldo menolak memberikan banyak komentar soal kemungkinan bergabungnya De Porras. Ia juga tak mau ketika diminta menilai kualitas pemain yang akrab disapa 'Cachi de Porras' itu. Menurutnya, kabar soal De Porras baru sebatas pendekatan.

"Waktu De Porras sudah masuk di tim, oke saya mau komentar. Tapi kalau dia belum masuk, ya tidak usah," ucap Divaldo. Mantan pelatih Persijap menjelaskan, keenggananya mengomentari soal masalah De Porras, tak lebih karena ingin menjaga agar tim etetap kondusif.

Ketika ditanya siapa striker yang diinginkan Persebaya, dengan nada bercanda, pelatih asal Portugal ini menjawab, "Fernando Torres bagus, Raul Gonzales bagus, Cristiano Ronaldo bagus. Saya akan senang jika mereka di sini," katanya lantas tersenyum.

Sementara itu, terkait perkembangan transfer De Porras, manajer Saleh Hanifah menyebut pihaknya masih sebatas melakukan pendekatan ke manajemen Persija Jaya. Bos klub internal PSSI Surabaya, Indonesia Muda ini menyebut, pihaknya mencari alternatif lain jika transfer De Porras gagal.

"Sejak dulu Coach Divaldo memang meminta striker. Dan saya kita kebutuhan akan striker memang mendesak. Manajemen juga tengah berusaha maksimal untuk memenuhi permintaan pelatih," tutur Saleh.[sya/ted]
Read More...
 

De Porras Selangkah Lagi Gabung Persebaya

Jakarta - Teka-teki striker asing yang bakal direkrut Persebaya pada transfer window tahap kedua Indonesian Premier League (IPL) mulai terjawab. Bomber baru itu adalah Emanuel De Porras, penyerang asal Argentina yang saat ini masih berkostum Persija Jakarta. De Porras prinsipnya sudah oke pindah ke klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.

"Iya, kemungkinan besar kita ambil De Porras. Dia sendiri juga berminat gabung Persebaya. Divaldo (pelatih Persebaya Divaldo Alves, red) sudah menghubungi dia, tapi De Porras minta bertemu lagi dengan saya dan Divaldo untuk membicarakan masalah ini lebih lanjut," kata Dirut PT Pengelola Persebaya Dityo Pramono di kantor PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Jakarta, Rabu (15/2).

Tentu, selain pemain bersangkutan, Persebaya harus melakukan negosiasi pula dengan Persija. Dityo mengatakan masalah itu bakal diselesaikan secepatnya. Bahkan, saat itu juga dia langsung mengontak Direktur Operasional PT Persija Jaya, Bambang Sucipto. "Kata Pak Bambang sudah nggak ada masalah. Kebetulan manajemen Persija besok mau rapat, masalah ini akan disinggung juga," kata Dityo usai menelepon Bambang.

Pihaknya berharap mantan pemain PSIS Semarang itu bisa diturunkan saat Persebaya beruji coba melawan timnas senior di Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, 24 Februari mendatang. "Mudah-mudahan bisa, tadi saya sudah minta ijin sama Pak Bambang," cetus Dityo. Di luar nama De Porras yang telah menyumbang tiga gol untuk Persija, Persebaya sempat menyiratkan ketertarikannya dengan striker Kelantan FA, Mohammed Ghaddar Mahmoud.

Ghaddar adalah pemain Lebanon pertama yang merumput di Malaysia Super League (MLS). Striker Timnas Lebanon itu tampil menawan saat Persebaya dua kali berhadapan dengan Kelantan di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia, dan Surabaya, akhir Desember 2011 lalu. Tapi keinginan Persebaya bertepuk sebelah tangan. Kata Dityo, Ghaddar tidak akan dilepas karena namanya sudah masuk list pemain Kelantan untuk MLS musim 2012. "Dia sudah nggak mungkin diotak-atik lagi," ungkap mantan anggota Komite Normalisasi PSSI itu.

Dityo melanjutkan, selain De Porras pihaknya juga memburu striker lokal asli Surabaya yang saat ini masih membela klub lain. Tapi dia merahasiakan nama dan klub pemain bersangkutan. "Jangan ditulis dulu, nggak enak," kelitnya. Persebaya saat ini mempunyai tiga pemain asing yaitu Andrew Barisic, Amaral, serta gelandang Australia, Mario Karlovic. Kabar yang beredar di kalangan wartawan Surabaya, tiga nama itu masuk daftar depak pada transfer window bulan ini. (Sumarlin)
Read More...
 

Enam Pemain ke Timnas, Persebaya Masih Solid

Surabaya - Keberadaan enam pemain Persebaya di Tim Nasional (Timnas) Indonesia, baik itu U-21 maupun Senior dianggap tak akan berpengaruh banyak ke peforma tim. Meski begitu, pelatih Divaldo Alves tetap akan merancang berbagai rencana untuk mengisi pos yang ditinggalkan pemain karena membela Merah Putih.

Saat ini, enam punggawa Bajul Ijo berbaju Timnas. Tiga pemain masuk di Timnas U-21, yakni Nus Fasta, Miko Ardiyanto dan Andik Vermansyah. Sementara tiga pemain lainnya, tengah menjalani seleksi di Timnas Senior. Mereka adalah, Aulia Ardli, Rendi Irwan dan jenderal lapangan, Taufiq.

Dari total enam pemain, tiga diantaranya berstatus pemain inti, yakni Andik, Taufiq dan Rendi. Manajer Persebaya, Saleh Hanifah menuturkan, pihaknya tidak keberatan jika pemain-pemain itu masuk dalam skuad Timnas. Karena, Persebaya akan melakukan yang terbaik untuk Merah Putih.

Alasan lainnya, ketidak hadiran enam pemain, utamanya tiga pemain inti tersebut, tak banyak berpengaruh ke peforma tim. Sebab, kalaupun Taufiq dan Rendi lolos seleksi, dan berangkat Bahrain untuk menjalani pertandingan pra Piala Dunia 2014, 29 Februari nanti, mereka masih bisa berpartisipasi dalam pertandingan terdekat Persebaya sekaligus big match lawan Arema, 5 Maret.

"Mereka masih bisa ikut kok. Setelah dari Bahrain, mungkin mereka sudah ada di Surabaya tanggal 3 Maret. Jadi tidak masalah. Mungkin Andik yang tidak bisa," terang Saleh. Timnas U-21 sendiri akan bertanding di turnamen Hassanal Bolkiah Trophy, 25 Februari hingga 5 Maret mendatang.

Sedangkan pelatih Persebaya, Divaldo Alves mengakui, sedikit banyak kehilangan kekuatan karena ketidak hadiran enam pemain di tim. Sebab saat ini tim hanya menyisakan 22 pemain. "Memang ada pemain penting, seperti Taufiq dan Rendi. Tapi kami tidak masalah karena untuk Timnas. Kita harus hormat pada Merah Putih," tutur Divaldo.[sya/ted]
Read More...
 

6 Pemain Persebaya Dipanggil Timnas

Surabaya - Posisi Andik Vermansyah di Tim Nasional (Timnas) Indonesia makin jelas. Andik hampir pasti bergabung dengan Timnas U-21 arahan Widodo C Putra. Sebab dalam daftar 28 nama yang dipanggil seleksi Timnas Senior, tak tercantum nama Andik di dalamnya.

Dalam surat yang dikirim PSSI ke manajemen Persebaya, hanya tiga pemain yang dipanggil untuk ikut seleksi bersama tim arahan Aji Santoso ini. Ketiga pemain itu adalah jenderal lapangan Persebaya Taufiq, gelandang lincah Rendi Irwan, dan bek muda potensial Aulia Ardli.

"Ya, dari kita yang dipanggil tiga pemain. Taufiq, Rendi dan Aulia. Nama Andik tidak ada di daftar," kata manajer Saleh Hanifah seraya menunjukkan soft file surat dari PSSI, Kamis (16/2/2012).

Surat dari PSSI semakin memastikan jika Andik akan diproyeksikan ke Timnas U-21. Padahal pemainnya sendiri cenderung ingin membela Timnas Senior lawan Bahrain di pra Piala Dunia 2014, 29 Februari mendatang.

Dengan dipanggilnya Taufiq, Rendi dan Aulia ke Timnas Senior membuat Persebaya total harus melepas enam pemain untuk membela Merah Putih. Sebelumnya tiga pemain sudah merapat ke Timnas U-21, yakni Andik, bek jangkung Nur Fasta dan striker Miko Ardiyanto. Sehingga tim saat ini hanya tersisan 22 pemain.

"Kita kasih izin mereka untuk gabung Timnas," lanjut Saleh. Persebaya sedikit diuntungkan, sebab saat enam pemainnya gabung Timnas, Persebaya tidak ada jadwal kompetisi. Pertandingan terdekat mereka dilakukan 4 Maret mendatang lawan Arema di Gelora 10 Nopember.

Sementara itu, dalam latihan perdana usai imbang lawan Persema, Kamis pagi ini, sebanyak tiga pemain absen. Mereka adalah Andik, Erol Iba dan Mario Karlovic. "Andik katanya gabung Timnas. Kalau Mario, dia sedang sakit," terang pelatih Divaldo Alves. [sya/but]
Read More...
 

De Porras Makin Dekat ke Persebaya

Surabaya - Nama striker Persija Jakarta, Emanuel De Porras disebut merapat ke Persebaya. Penyerang asal Argentina ini pada prinsipnya sudah oke pindah ke klub berjuluk Bajul Ijo. Hal itu dipastikan Direktur Utama PT Pengelola Persebaya, Dityo Pramono.

"Iya, kemungkinan besar kita ambil De Porras. Dia sendiri juga berminat gabung Persebaya. Coach Divaldo Alves sudah menghubungi dia, tapi De Porras minta bertemu lagi dengan saya dan Divaldo untuk membicarakan masalah ini lebih lanjut," kata Dityo, Rabu (15/2/2012).

Saat ini, Persebaya tengah melakukan negoisasi dengan manajemen Persija. Dityo menegaskan, masalah kepindahan striker yang baru mencetak tiga gol ini, akan diselesaikan dalam waktu dekat. Dityo mengaku sudah menghubungi Direktur Operasional PT Persija Jaya, Bambang Sucipto.

"Kata Pak Bambang sudah nggak ada masalah. Kebetulan manajemen Persija besok mau rapat, masalah ini akan disinggung juga," lanjut mantan manajer PSPS ini.

Dityo sendiri berharap, penyerang 30 tahun ini bisa diturunkan saat melakoni uji coba lawan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, 24 Februari nanti. "Mudah-mudahan bisa, tadi saya sudah minta ijin sama Pak Bambang," harapnya.

Dityo melanjutkan, selain De Porras pihaknya juga memburu striker lokal asli Surabaya yang saat ini masih membela klub lain. Tapi dia merahasiakan nama dan klub pemain bersangkutan.

Kabar kedatangan De Porras membuat striker asal Australia, Andrew Barisic diujung tandung. Barisic terancam didepak dari Mess Persebaya, Jalan Karanggayam 1, Surabaya. Tapi benarkah Barisic akan dilepas. Atau Persebaya akan melepas dua pemain lain, yakni Mario Karlovic dan Amaral. Ketika dikonfirmasi, manajer Saleh Hanifah mengaku belum mendapat daftar nama yang akan didepak.

"Soal siapa yang dilepas, tanyakan ke coach aja. Saya sendiri belum tahu ada pembicaraan soal De Porras. Soalnya yang dibidik Cristian Gonzales dan Along (Noh Alam Shah.red). Kalau ada alternatif De Porras, saya belum tahu," aku Saleh kepada wartawan. [sya/kun]
Read More...
 

Transfer Window Tahap Kedua Dibuka 20 Februari

Surabaya - Transfer window tahap kedua Indonesia Premier League (IPL) akan dimulai 20 Februari hingga 18 Maret mendatang. Hal ini seperti yang tertuang dalam surat Operator IPL PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) nomor LPIS-163/OC-DIR/II/2012 yang diteken CEO LPIS Widjajanto, Senin (13/2/2012) lalu.

Ada 11 syarat kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi klub untuk mendafarkan pemain baru, antara lain berkas pencabutan pemain beserta lampiran dokumen pendukung, salinan penuh kontrak kerja pemain, dan salinan akta kelahiran bagi pemain di bawah 21 tahun.

Untuk pemain asing kontrak kerjanya dibuat dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) serta melampirkan salinan ITC (International Transfer Certificate) bagi yang sebelumnya bermain di klub luar negeri.

"Pelepasan pemain dilakukan melalui proses mutual termination, jadi kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan," kata Head of First Level Competition LPIS Hendriyana, Rabu (15/2/2012).

 Tak ada batasan jumlah pemain yang dilepas atau direkrut pada transfer window. "Mau rombak seluruh tim juga silakan. Tentunya yang membatasi bukan kami melainkan budget klub masing-masing," imbuhnya.

Saat ini sejumlah tim bersiap-siap merombak materi timnya agar lebih 'greng' memasuki IPL putaran kedua yang rencananya bergulir mulai 7 April mendatang. Persebaya misalnya. Tim berjuluk Bajul Ijo tengah mencari striker jempolan. Sebab striker utama, Andrew Barisic jauh dari harapan.

Kabar yang beredar dari markas Persebaya, Jalan Karanggayam 1, Surabaya, tiga pemain asing masuk dalam daftar depak. Ketiganya adalah, Barisic, Amaral dan gelandang Australia, Mario Karlovic.[sya/kun]
Read More...